Edukasi Penyakit Hiperglikemia, Hiperurisemia Dan Pengujiannya Pada Anggota Ranting Aisyiyah Duren Seribu, Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.36465/jupemas.v7i1.1907Keywords:
Diabetes Melitus, asam urat, Pola Makan, PRA Duren SeribuAbstract
Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Duren Seribu, Depok Jawa Barat adalah salah satu PRA yang ada di bawah Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Duren Seribu. PRA banyak melakukan kegiatan organisasi untuk meningkatkan kualitas anggotanya seperti pendidikan, dakwah, kegiatan sosial dan pemberdayaan wanita. PRA Duren Seribu telah melaksanakan edukasi tentang penyakit hiperglikemia, hiperurisemia serta melakukan pengukuran kadar glukosa dan asam urat dalam darah pada anggotanya dan kaum dhuafa yang ada di sekitarnya yang berjumlah 92 orang. Edukasi bertujuan untuk mencegah penyakit tersebut secara dini dengan menerapkan pola makan sehat sehari-hari. Pengujian meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar glukosa dan asam urat dalam darah setiap warga yang datang. Hasil yang diperoleh adalah pengetahuan warga sebelum dan sesudah edukasi terlihat meningkat, hal ini diketahui dari nilai pretest sebelum dan postes sesudah edukasi diberikan. Tekanan darah peserta umumnya normal tetapi ada beberapa orang yang tinggi, begitu juga dengan kadar glukosa dan asam urat dalam darah warga secara umum normal.
References
Afridon, A. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian rematik pada penderita rematik di Kelurahan VI Suku wilayah kerja Puskesmas Tanah Garam Kota Solok. Ensiklopedia Education Review, 2(1), 1-10.
Aminah, E., Saputri, M. E., & Wowor, T. J. (2022). Efektivitas Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Gout Arthritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Pulosari Kabupaten Pandeglang Banten Tahun 2021. Jurnal Keperawatan, 10(1), 1-7.
Amrullah, A. A., Fatimah, K. S., Nandy, N. P., Septiana, W., Azizah, S. N., Nursalsabila, N., ... & Zain, N. S. (2023). Gambaran asam urat pada lansia di posyandu melati kecamatan Cipayung Jakarta timur. Jurnal Ventilator, 1(2), 162-175, file:///C:/Users/ASUS/Downloads/Ventilator+Vol+1+no+2+Juni+2023+hal+162-175%20(2).pdf
Ariantini, A. D., Hafizah, A., Apriningsih, A., & Nurcandra, F. (2025). Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diabetes Melitus dan Gangguan Metabolik (PDMGM) di Indonesia: Studi Kualitatif. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 23(3), 255-261.
Dewati, C. A., Natavany, A. R., Putri, Z. M., Nurfaizi, A., Rumbrawer, S. O., & Rejeki, D. S. S. (2023). Literature review: Faktor risiko hipertensi di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(3), 290-307, https://doi.org/10.14710/jkm.v11i3.34514
Lestari, L., & Zulkarnain, Z. (2021, November). Diabetes Melitus: Review etiologi, patofisiologi, gejala, penyebab, cara pemeriksaan, cara pengobatan dan cara pencegahan. In Prosiding Seminar Nasional Biologi (Vol. 7, No. 1, pp. 237-241). https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/psb/article/view/24229
Lestari, N., & Yaasiin, P. I. M. (2024). Hubungan indeks massa tubuh dan diabetes melitus terhadap kesembuhan pasien tuberkulosis paru. CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal, 5(2), 181-187. https://doi.org/10.37148/comphijournal.v5i2.255.
Mastono. (2025). Indeks Massa Tubuh: Cara Mengetahui dan 4 Kategori Utama. fithub.id, https://fithub.id/blog/indeks-massa-tubuh
Jia, Y., Guo, D., Sun, L., Shi, M., Zhang, K., Yang, P., ... & Zhu, Z. (2022). Diet, lifestyle behaviours and other risk factors associated with type 2 diabetes beyond body mass index: a Mendelian randomization study. Canadian Journal of Diabetes, 46(8), 822-828. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S149926712200137X.
Mulyasari, I., Afiatna, P., Maryanto, S., & Aryani, A. N. (2023). Indeks Massa Tubuh (IMT) Sebagai Prediktor Hipertensi: Perbandingan Standar WHO dan Asia-Pasifik. Amerta Nutrition, 7(2SP), 247-251.
Mutmainnah, M., Suhartina, S., Angraeni, R., & Mauliah, F. U. (2022). Metabolisme. Jurnal Kesehatan USIMAR, 1(2), 68-77.
Nisma, F., Wirman, A. P., & Suzana, M. (2022). Edukasi Peningkatan Pengetahuan dan Kesehatan serta Penentuan Kadar Asam Urat & Gula Darah Warga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cipayung Jaktim. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(5), 1710-1718.
Ramadani, W. N., Shawputri, C. A., Rohmah, L. A., Fauziyyah, N. A., & Rejeki, D. S. S. (2024). Literature review: Faktor risiko diabetes melitus tipe II di dunia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(4), 247-259.
Suzana, M., Nisma, F., & Syafilla, S. (2022). Hubungan Kadar Glukosa Darah dengan Kadar Protein pada Penderita Diabetes Melitus. Jurnal Kesehatan, 13(2), 164-171.
Tamtomo, D. G. (2016). Perubahan anatomik organ tubuh pada penuaan. Diakses dari https://library. uns. ac. id/perubahan-anatomik-organ-tubuh-pada-penuaan.
Unair. (2026). Tren Diabetes di Indonesia: Tantangan Menua, Harapan dari Generasi Muda. Artikel Ilmiah Populer, 1-2, https://unair.ac.id/tren-diabetes-di-indonesia-tantangan-menua-harapan-dari-generasi-muda/ .
BN, I. R., Suarnianti, S., & Syamsuriah, S. (2025). Trend Diabetes Melitus Tipe 2 pada Remaja: Literatur Review. Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 4(3), 249-252.
World Health Organization. (2024). Guidance on global monitoring for diabetes prevention and control: framework, indicators and application. World Health Organization. https://www.who.int/initiatives/the-who-global-diabetes-compact/.
World Health Organization. (2024). The Global diabetes compact, November 14: progress in supporting its workstreams: technical report. https://www.who.int/initiatives/the-who-global-diabetes-compact







