PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN BEDAH ORTOPEDI DENGAN ANALISIS KUANTITATIF DI RSUD DR. H. SLAMET MARTODIRDJO KABUPATEN PAMEKASAN TAHUN 2024

Authors

  • Qismaniyatul Fajria Program Studi Farmasi, Universitas Islam Madura, Pamekasan, Indonesia, Indonesia
  • Lisa Narulita Program Studi Farmasi, Universitas Islam Madura, Pamekasan, Indonesia, Indonesia
  • Taufikurrahman Program Studi Farmasi, Universitas Islam Madura, Pamekasan, Indonesia, Indonesia

Keywords:

antibiotik profilaksis, bedah ortopedi, resistensi, ATC/DDD, DU 90%

Abstract

Antibiotik profilaksis diberikan pada pasien yang menjalani tindakan bedah ortopedi untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi pada area operasi. Meskipun demikian, penggunaan antibiotik yang tidak tepat atau tidak rasional dapat berkontribusi terhadap munculnya resistensi bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pola penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah ortopedi di RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan selama periode Januari hingga Desember 2024 dengan menggunakan metode Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD) dan Drug Utilization 90% (DU 90%). Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Evaluasi penggunaan antibiotik dilakukan melalui analisis kuantitatif berdasarkan nilai DDD dan DU 90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 256 pasien yang memenuhi kriteria penelitian. Antibiotik injeksi yang paling banyak digunakan adalah cefazolin dengan nilai sebesar 32,77 DDD/100 pasien-hari, sedangkan cefixime merupakan antibiotik oral yang paling sering diresepkan dengan nilai 29,04 DDD/100 hari pasien. Total penggunaan antibiotik selama periode penelitian mencapai 105,35 DDD/100 hari pasien dengan total lama perawatan (Length of Stay/LOS) sebanyak 1.631 hari. Analisis DU 90% menunjukkan bahwa cefazolin, netilmisin, cefixime, dan ciprofloxacin termasuk dalam kelompok antibiotik dengan tingkat penggunaan tertinggi. Dominasi penggunaan cefazolin sebagai antibiotik profilaksis utama menunjukkan kesesuaian dengan pedoman yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Tahun 2021.

References

Asri, D. (2025) “analisis deskriptif penggunaan antibiotik dengan metode atc/ddd dan du 90% pada pasien rawat inap bangsal bedah di rsud genteng kabupaten banyuwangi tahun 2024.”

Firdaus, Y.V. et al. (2021) “Evaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah ortopedi di Rumah Sakit Bangil,” Intisari Sains Medis, 12(2), pp. 407–414. Available at: https://doi.org/10.15562/ism.v12i2.948.

Fitri, A. and Husnawati, H. (2024) “Profil Pemakaian Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Bedah Orthopedi Di Pekanbaru Medical Center,” Usadha Journal of Pharmacy, 3(2), pp. 138–147. Available at: https://doi.org/10.23917/ujp.v3i2.322.

Handayani, S., Rohmana, V.M. and Septiarini, A.D. (2025) “Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Operasi Bedah Tulang,” Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional, 2050, pp. 17–26. Available at: https://doi.org/10.47701/recnad20.

Hasmono, D. and Awdisma, W.M. (2022) “Analisis Kuantitatif dan Kualitatif Penggunaan Antibiotik pada Pasien Fraktur Tulang di Rumah Sakit Umum di Indonesia,” 8(1), pp. 79–86.

Komang, N.I. and Kristina, D. (2022) “Prevalensi hipotensi intra operasi pada pasien bedah ortopedi dengan spinal anestesi di ruang ok rsu kertha usada singaraja,” Repository.Itekes-Bali.Ac.Id [Preprint]. Available at: http://repository.itekes-bali.ac.id/medias/journal/Ni_Komang_Dewi_kristina.pdf.

Nils, H.J., Recatalá, C.A. and Galletti, C. (2025) “Effectiveness and Safety of Antibiotic Therapy Combined with NSAIDs or SAIDs in Osteomyelitis of the Oral and Maxillofacial Region : A Systematic Review.”

Permenkes (2021) “Peraturan Penggunaan Antibiotik,” Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018, 151(2), pp. 10–17.

Ramadhan, A.M. et al. (2023) “Studi Penggunaan Antibiotik Berdasarkan ATC/DDD Pada Pasien Bedah Orthopedi Di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda,” (November), pp. 20–21.

Rokhani, R. et al. (2021) “Analisis Penggunaan Antibiotik pada Pasien Bedah di RSUD dr Slamet Martodirjo Pamekasan dengan Metode ATC/DDD,” Cendekia Journal of Pharmacy, 5(2), pp. 176–184. Available at: https://doi.org/10.31596/cjp.v5i2.162.

Downloads

Published

2026-09-01

Citation Check